Read more : http://www.fadhilamadan.com/2011/09/cara-membuat-efek-judul-blogger.html#ixzz1mldcvDfd
MUAHMMAD ALFAN HAFIDZ

Selasa, 21 Februari 2012

Kutipan Ceramah AL HABIB MUHAMMAD RIZIEQ SHIHAB .. Fi maulid nabi MUHAMMAD SAW "AL HAWI'' ..

Kutipan Ceramah AL HABIB MUHAMMAD RIZIEQ SHIHAB ..
Fi maulid nabi MUHAMMAD SAW "AL HAWI'' ..

1 . Kenapa FPI yg Teraniyaya/di zholimin
akan tetapi Malah FPI yg ingin di Hukum ...

2 . Kenapa pas Insiden MOnas ..
Saya(Al habib Muhammad Rizieq Shihab)
belum ada bukti untuk menangkap saya ..
tetapi saya sudah di tngkap ..

3 . Kenapa Anggota DPD Dayak KRISTEN ..
yang telah terbukti bersalah karena Korupsi ..
dan Telah di Hukum oleh jaksa 2 tahun ...
tetapi Polisi tidak berani menangkap Beliau ,,,

Rahasia Anti Lelah

Shutter Stock
Pernahkah kita penasaran mengapa energi cepat sekali tergerus dari dalam tubuh sehingga rasa letih dan tak bergairah sering kali mampir hingga membuat "awan" di kepala kita kelabu.
Prevention telah menggodok beberapa penelitian terbaru mengenai tidur, metabolisme, stres, dan kronobiologi demi mengidentifikasi waktu yang paling rentan bagi kita untuk mengalami kelelahan. Dengan bantuan para ahli, Prevention juga membuatkan strategi paling mudah bagi kita untuk melawan masalah tersebut.
Berikut delapan rahasia yang akan dapat memastikan kita bangun pagi dengan perasaan segar dan "terisi", tetap terjaga sepanjang hari, serta membuat kita tidur nyenyak pada waktunya.
1. Kapan harus bangun tidur Dibanding tidur-tiduran, lebih baik biasakan diri untuk bangun pagi pada jam yang sama setiap hari, dan bersahabatlah dengan cahaya. Cara ini akan membuat sirklus sirkadian atau jam biologis tubuh tetap bekerja selaras selama 24 jam setiap hari.
Dengan "absennya" cahaya, siklus bangun-tidurnya tubuh kita akan mengalami penundaan sekitar 12 menit setiap hari dan harus bekerja selama 24,2 jam. Jika kondisi ini dibiarkan dan kita tetap bangun pada jam yang sama, jangan heran kalau tubuh kita sering lelah.
Agar jam biologis kita bisa berjalan tepat waktu, targetnya 30 menit terkena paparan cahaya setiap hari. Bahkan, saat hari Sabtu sekalipun di mana kita lebih sering menggunakannya untuk tidur lebih lama. Cara yang mudah: berjalan kaki keluar rumah selama 30 menit atau menyantap makan pagi dengan jendela terbuka. Jika jadwal memaksa kita untuk bangun saat matahari belum muncul, kita bisa menggunakan lampu di dalam rumah.
2. Apa yang harus dimakan Kurangi karbohidrat dan perbanyaklah asupan protein. Walapun dapat melakukan pembakaran yang cepat, karbohidrat dapat menguras banyak energi jika kita mengonsumsinya dalam jumlah berlebih. Donald K Layman, PhD, profesor bidang nutrisi dari University of Illinois dalam penelitian terakhirnya menemukan, wanita yang mengurangi asupan karbohidrat dan meningkatkan asupan protein dalam menu makanan mereka akan merasa lebih energik.
Batasi asupan karbohidrat harian kita kurang dari 159 gram. Pembagian terbaiknya adalah 5 porsi sayuran, 2 porsi buah, dan 3-4 porsi karbohidrat (disarankan  gandum utuh), seperti roti, nasi, pasta dan sereal.
3. Waktu untuk makan Tetapkan jam makan yang sama setiap hari. Kebutuhan kalori kita sangat erat kaitannya dengan aktivitas harian kita, termasuk saat kita bangun, tidur atau saat menghabiskan energi paling banyak (contoh : berjalan kaki di ujung hari). "Tubuh kita terasa lelah apabila kita sering melewatkan jam sarapan atau makan siang," ujar Layman. Pola makan yang semerawut hanya akan menyebabkan rasa lapar dan napsu makan yang bertambah. Supaya tidak terburu-buru dan gagal sarapan, lebih baik persiapkan menu sarapan pagi kita pada malam harinya.Jika sering lupa makan siang? Siasati dengan membawa bekal dari rumah yang bisa kita makan di meja kerja kita.
4. Menghilangkan stres Tidak perlu meditasi selama 20 menit, cukup dengan sesi "tenang" sebentar saja. Bahkan, hanya dalam rentang 3 menit, meditasi sudah mampu menurunkan kadar hormon stres yang akan menegangkan otot-otot dan menyempitkan pembuluh darah," kata Judith Orloff, MD, psikiater di UCLA dan penulis buku Positive Energy.
Ambillah sedikit waktu untuk beristirahat dari padatnya rutinitas harian. Cari tempat yang tenang di mana kita tidak akan merasa terganggu, termasuk toilet. Duduk dan tutup mata. Coba dengarkan napas kita secara perlahan. Ketika pikiran sedang terganggu, bayangkan saja ada awan yang mengambang di langit. Lalu, visualisasikan sesuatu atau orang yang dapat membuat kita merasa bahagia. Bisa tempat indah yang pernah kita kunjungi, orang yang kita cintai, atau sesuatu yang kita suka lakukan.
5. Istirahat sebelum tidur Daripada mencari "gosip" di Facebook, lebih baik membaca buku atau menonton televisi. Studi menunjukkan cahaya yang terang (yang setara dengan cahaya pagi hari) akan meningkatkan aktivitas otak. Para ahli percaya cahaya dari komputer atau laptop mampu membuat siklus tidur kita menjadi terganggu.
Lalu apa bedanya dengan televisi? Biasanya jarak pandang orang nonton televisi sekitar 4,5 meter sehingga cahaya yang sampai ke mata membutuhkan waktu sedikit lebih lama. Namun, yang paling disarankan adalah membaca buku atau majalah. Pastikan lampu yang kita gunakan tidak lebih dari 60 watt dan matikan komputer atau laptop kita setidaknya 1 jam.

Saya, Seorang Kristiani yang Mendukung FPI

Saya, Seorang Kristiani yang Mendukung FPI


Siapa yang tak mengenal FPI? Tiga huruf itu adalah singkatan dari Front Pembela Islam. Ormas Islam yang sering dikait-kaitkan dengan ‘tradisi’ kekerasan. Pada dasarnya prinsip utama FPI adalah menegakkan Amar Maruf Nahi Mungkar [mengajak kebaikan dan memerangi kejahatan] tapi apa boleh buat, media sudah ‘berhasil’ mengekspos FPi dengan ‘budaya’ kekerasannya dan (kebanyakan) orang Indonesia sudah memberi nilai buruk terhadap FPI.
Saya sebagai seorang Kristiani (penganut Katholik) sedikit miris ketika media memberitakan kekerasan-kekerasan yang dilakukan FPI. Dan saya pun sempat merasa tidak suka dengan keberadaan FPI di Indonesia. Mulai dari tragedi Monas, penutupan bar, demo anti miras, dll. Saya merasa bosan dengan kekerasan-kekerasan yang dilakukan FPI. Dan masyarakat pun seakan juga tak setuju jika FPI memakai ‘embel-embel’ Islam. Karena menurut mereka, Islam itu damai, mencintai perbedaan dan bukan kekerasan.
Seiring berjalannya waktu, tak terdengar berita tentang FPI. Tiba-tiba Indonesia dikejutkan dengan berita ‘Penolakan FPI di Palangkaraya’. Sejenak saya tercengang. Seketika itu pula saya mulai penasaran dengan FPI. Mengapa FPI sampai ditolak di Palangkaraya?. Saya mencari info-info.
Hingga saya mulai merenung, mengapa masyarakat tidak berpikir ‘apa yang melatarbelakangi FPI untuk melakukan kekerasan’. Sejak itu saya menyimpulkan, bahwa pasti ada sebab yang membuat FPI beraksi. Contohnya, saat FPI melabrak belasan anggota PDIP bertemu dengan mantan anggota PKI di Blitar. Menurut saya, FPI telah berusaha menghilangkan keberadaan PKI sampai pada akar-akarnya. Dan itu saya setuju. Walaupun hanya bertemu ‘mantan’ anggota PKI, jika pertemuan itu terjadi berkala bisa memungkinkan PKI tumbuh kembali di Indonesia.
Kemudian soal Demo Miras, itupun saya juga setuju. Pemerintah macam apa yang berani mencabut UU larangan Miras? itupun FPI masih disalahkan. Padahal jika langkah yang digagas pemerintah untuk mencabut UU larangan miras, mau jadi apa negeri ini? jadi negeri yang menghalalkan miras?. Itu saja dua contoh yang ‘me-miris-kan’. Tidakkah media memberitakan ketika anggota FPI membantu mengevakuasi 70.000 korban tsunami Aceh? Tidakkah media memberitakan ketika FPI mendirikan posko bencana gunung Merapi?, sungguh aneh.
Dan pencarian info tentang FPI terus saya lanjutkan. Saya singgah di sebuah forum di internet yang notabene menghujat dan menolak FPI. Tapi ada satu komentar yang menarik menurut saya untuk dibagikan kepada member Kompasiana. User itu bernama adiet87smg, dia menulis:
“hidup d jman skrg emang aneh. kbodohan udh ada dmana2, orang mau berbuat baek aja susah. jadi inget tuh pas jamanx nabi. nabi aja pas dakwah n ngajak manusia kpd kebaikan, mlh beliau dilempar pke kotoran. gile bgt kand? sama kyak skrg, ngajak orng brbuat baik eh malah dimusuhin, dikutuk, n disuruh bubar. bner2 jman edan kali yak!”
Saya jadi teringat ketika ada demo penolakan FPI di bundaran HI. Kebanyakan dari peserta demo adalah kaum gay, lesbian, tuna susila, dan semacamnya. Wajar jika mereka menolak FPI, karena memang status mereka bertentangan dengan agama. Dan kagetnya lagi, saya mendapat info bahwa penggerak demo Penolakan FPI adalah Ulil Abshar Abdalla, fungsionaris partai Demokrat yang sedang terjerat kasus korupsi dan disebut-sebut juga sebagai anggota JIL [Jaringan Islam liberal]. Wow. Pantas saja Ulil Abshar Abdalla menggerakkan massa untuk menolak keberadaan FPI, karena FPI telah mencatut namanya sebagai salah satu oknum yang bersembunyi di Partai yang kebanyakan anggotanya sedang terjerat kasus korupsi. Tentang berita penolakan FPI di Palangkaraya, itu juga disebut-sebut sebagai upaya Ulil Abshar Abdalla untuk ‘memusnahkan’ FPI dari dunia ini. Padahal warga Dayak sendiri yang meminta FPI berdiri di Kalteng
Saya sebagai penganut Katholik, mendukung upaya FPI untuk memerangi kejahatan. Tetapi mungkin lebih indah jika diiringi dengan tindakan yang damai, tidak mudah tersulut emosinya dan kemudian mengadakan aksi-aksi yang dianggap meresahkan.

Sabtu, 18 Februari 2012

Kamis, 16 Februari 2012

Al Habib Husein bin Abu Bakar Alaydrus ( Kramat Luar Batang )



Al Habib Husein bin Abu Bakar Alaydrus dilahirkan di Yaman Selatan, tepatnya di daerah Hadhramaut, tiga abad yang silam. Ia dilahirkan sebagai anak yatim, yang dibesarkan oleh seorang ibu dimana sehari-harinya hidup dari hasil memintal benang pada perusahaan tenun tradisional. Husein kecil sungguh hidup dalam kesederhanaan.

Setelah memasuki usia belia, sang ibu menitipkan Habib Husein pada seorang “Alim Shufi”. Disanalah ia menerima tempaan pembelajaran thariqah. Di tengah-tengah kehidupan di antara murid-murid yang lain, tampak Habib Husein memiliki perilaku dan sifat-sifat yang lebih dari teman-temannya.

Kini, Al Habib Husein telah menginjak usia dewasa. Setiap ahli thariqah senantiasa memiliki panggilan untuk melakukan hijrah, dalam rangka mensiarkan islam ke belahan bumi Allah. Untuk melaksanakan keinginan tersebut Habib Husein tidak kekurangan akal, ia bergegas menghampiri para kafilah dan musafir yang sedang melakukan jual-beli di pasar pada setiap hari Jum’at.

Setelah dipastikan mendapatkan tumpangan dari salah seorang kafilah yang hendak bertolak ke India, maka Habib Husein segera menghampiri ibunya untuk meminta ijin.

Walau dengan berat hati, seorang ibu harus melepaskan dan merelakan kepergian puteranya. Habib Husein mencoba membesarkan hati ibunya sambil berkata : “janganlah takut dan berkecil hati, apapun akan ku hadapi, senantiasa bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya ia bersama kita.” Akhirnya berangkatlah Al Habib Husein menuju daratan India.

Sampailah Al Habib Husein di sebuah kota bernama “Surati” atau lebih dikenal kota Gujarat, sedangkan penduduknya beragama Budha. Mulailah Habib Husein mensi’arkan Islam dikota tersebut dan kota-kota sekitarnya.

Kedatangan Habib Husein di kota tersebut membawa Rahmatan Lil-Alamin. Karena daerah yang asalnya kering dan tandus, kemudian dengan kebesaran Allah maka berubah menjadi daerah yang subur. Agama Islam pun tumbuh berkembang.

Hingga kini belum ditemukan sumber yang pasti berapa lama Habib Husein bermukim di India. Tidak lama kemudian ia melanjutkan misi hijrahnya menuju wilayah Asia Tenggara, hingga sampai di pulau Jawa, dan menetap di kota Batavia, sebutan kota Jakarta tempo dulu.

Batavia adalah pusat pemerintahan Belanda, dan pelabuhannya adalah Sunda Kelapa. Maka tidak heran kalau pelabuhan itu dikenal sebagai pelabuhan yang teramai dan terbesar di jamannya. Pada tahun 1736 M datanglah Al-Habib Husein bersama para pedagang dari Gujarat di pelabuhan Sunda Kelapa.

Disinilah tempat persinggahan terakhir dalam mensyiarkan Islam. Beliau mendirikan Surau sebagai pusat pengembangan ajaran Islam. Ia banyak di kunjungi bukan saja dari daerah sekitarnya, melainkan juga datang dari berbagai daerah untuk belajar Islam atau banyak juga yang datang untuk di do’akan.

Pesatnya pertumbuhan dan minat orang yang datang untuk belajar agama Islam ke Habib Husein mengundang kesinisan dari pemerintah VOC, yang di pandang akan menggangu ketertiban dan keamanan. Akhirnya Habib Husein beserta beberapa pengikut utamanya di jatuhi hukuman, dan ditahan di penjara Glodok.

Istilah karomah secara estimologi dalam bahasa arab berarti mulia, sedangkan dalam kamus besar bahasa Indonesia (terbitan balai pustaka, Jakarta 1995, hal 483) menyebutkan karomah dengan keramat, diartikan suci dan dapat mengadakan sesuatu di luar kemampuan manusia biasa karena ketakwaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Dalam ajaran Islam karomah di maksudkan sebagai khariqun lil adat yang berarti kejadian luar biasa pada seseorang wali Allah. Karomah merupakan tanda-tanda kebenaran sikap dan tingkah laku seseorang, yang merupakan anugrah Allah karena ketakwaannya, berikut ini terdapat beberapa karomah yang dimiliki oleh Al Habib Husein bin Abu Bakar Alaydrus atau yang kita kenal Habib Luar Batang, seorang wali Allah yang lahir di Jasirah Arab dan telah ditakdirkan wafat di Pulau Jawa, tepatnya di Jakarta Utara.

1. Menjadi mesin pemintal

Di masa belia, ditanah kelahirannya yaitu di daerah Hadhramaut – Yaman Selatan, Habib Husein berguru pada seorang Alim Shufi. Di hari-hari libur ia pulang untuk menyambang ibunya.

Pada suatu malam ketika ia berada di rumahnya, ibu Habib Husein meminta tolong agar ia bersedia membantu mengerjakan pintalan benang yang ada di gudang. Habib Husein segera menyanggupi, dan ia segera ke gudang untuk mengerjakan apa yang di perintahkan oleh ibunya. Makan malam juga telah disediakan. Menjelang pagi hari, ibu Husein membuka pintu gudang. Ia sangat heran karena makanan yang disediakan masih utuh belum dimakan husein. Selanjutnya ia sangat kaget melihat hasil pintalan benang begitu banyaknya. Si ibu tercengang melihat kejadian ini. Dalam benaknya terpikir bagaimana mungkin hasil pemintalan benang yang seharusnya dikerjakan dalam beberapa hari, malah hanya dikerjakan kurang dari semalam, padahal Habib Husein dijumpai dalam keadaan tidur pulas disudut gudang.

Kejadian ini oleh ibunya diceritakan kepada guru thariqah yang membimbing Habib Husein. Mendengar cerita itu maka ia bertakbir sambil berucap : “ sungguh Allah berkehendak pada anakmu, untuk di perolehnya derajat yang besar disisi-Nya, hendaklah ibu berbesar hati dan jangan bertindak keras kepadanya, rahasiakanlah segala sesuatu yang terjadi pada anakmu.”

2. Menyuburkan Kota Gujarat

Hijrah pertama yang di singgahi oleh Habib Husein adalah di daratan India, tepatnya di kota Surati atau lebih dikenal Gujarat. Kehidupan kota tersebut bagaikan kota mati karena dilanda kekeringan dan wabah kolera.

Kedatangan Habib Husein di kota tersebut di sambut oleh ketua adat setempat, kemudian ia dibawa kepada kepala wilayah serta beberapa penasehat para normal, dan Habib Husein di perkenalkan sebagai titisan Dewa yang dapat menyelamatkan negeri itu dari bencana.

Habib Husein menyangupi bahwa dengan pertolongan Allah, ia akan merubah negeri ini menjadi sebuah negeri yang subur, asal dengan syarat mereka mengucapkan dua kalimat syahadat dan menerima Islam sebagai agamanya. Syarat tersebut juga mereka sanggupi dan berbondong-bondong warga di kota itu belajar agama Islam.

Akhirnya mereka di perintahkan untuk membangun sumur dan sebuah kolam. Setelah pembangunan keduanya di selesaikan, maka dengan kekuasaan Allah turun hujan yang sangat lebat, membasahi seluruh daratan yang tandus. Sejak itu pula tanah yang kering berubah menjadi subur. Sedangkan warga yang terserang wabah penyakit dapat sembuh, dengan cara mandi di kolam buatan tersebut. Dengan demikian kota yang dahulunya mati, kini secara berangsur-angsur kehidupan masyarakatnya menjadi sejahtera.

3. Mengislamkan tawanan

Setelah tatanan kehidupan masyarakat Gujarat berubah dari kehidupan yang kekeringan dan hidup miskin menjadi subur serta masyarakatnya hidup sejahtera, maka Habib Husein melanjutkan hijrahnya ke daratan Asia Tenggara untuk tetap mensiarkan Islam. Beliau menuju pulau Jawa, dan akhirnya menetap di Batavia. Pada masa itu hidup dalam jajahan pemerintahan VOC Belanda.

Pada suatu malam Habib Husein dikejutkan oleh kedatangan seorang yang berlari padanya karena di kejar oleh tentara VOC. Dengan pakaian basah kuyub ia meminta perlindungan karena akan dikenakan hukuman mati. Ia adalah tawanan dari sebuah kapal dagang Tionghoa.

Keesokan harinya datanglah pasukan tentara berkuda VOC ke rumah Habib Husein untuk menangkap tawanan yang dikejarnya. Beliau tetap melindungi tawanan tersebut, sambil berkata : “Aku akan melindungi tawanan ini dan aku adalah jaminannya.”

Rupanya ucapan tersebut sangat di dengar oleh pasukan VOC. Semua menundukkan kepala dan akhirnya pergi, sedangkan tawanan Tionghoa itu sangat berterima kasih, sehingga akhirnya ia memeluk Islam.

4. Menjadi Imam di Penjara

Dalam masa sekejab telah banyak orang yang datang untuk belajar agama Islam. Rumah Habib Husein banyak dikunjungi para muridnya dan masyarakat luas. Hilir mudiknya umat yang datang membuat penguasa VOC menjadi khawatir akan menggangu keamanan. Akhirnya Habib Husein beserta beberapa pengikut utamanya ditangkap dan di masukan ke penjara Glodok. Bangunan penjara itu juga dikenal dengan sebutan “Seksi Dua.”

Rupanya dalam tahanan Habib Husein ditempatkan dalam kamar terpisah dan ruangan yang sempit, sedangkan pengikutnya ditempatkan di ruangan yang besar bersama tahanan yang lain.

Polisi penjara dibuat terheran-heran karena ditengah malam melihat Habib Husein menjadi imam di ruangan yang besar, memimpin shalat bersama-sama para pengikutnya. Hingga menjelang subuh masyarakat di luar pun ikut bermakmum. Akan tetapi anehnya dalam waktu yang bersamaan pula polisi penjara tersebut melihat Habib Husein tidur nyenyak di kamar ruangan yang sempit itu, dalam keadaan tetap terkunci.

Kejadian tersebut berkembang menjadi buah bibir dikalangan pemerintahan VOC. Dengan segala pertimbangan akhirnya pemerintah Belanda meminta maaf atas penahanan tersebut, Habib Husein beserta semua pengikutnya dibebaskan dari tahanan.

5. Si Sinyo menjadi Gubernur

Pada suatu hari Habib Husein dengan ditemani oleh seorang mualaf Tionghoa yang telah berubah nama Abdul Kadir duduk berteduh di daerah Gambir. Disaat mereka beristirahat lewatlah seorang Sinyo (anak Belanda) dan mendekat ke Habib Husein. Dengan seketika Habib Husein menghentakan tangannya ke dada anak Belanda tersebut. Si Sinyo kaget dan berlari ke arah pembantunya.

Dengan cepat Habib Husein meminta temannya untuk menghampiri pembantu anak Belanda tersebut, untuk menyampaikan pesan agar disampaikan kepada majikannya, bahwa kelak anak ini akan menjadi seorang pembesar di negeri ini.

Seiring berjalannya waktu, anak Belanda itu melanjutkan sekolah tinggi di negeri Belanda. Kemudian setelah lulus ia di percaya di angkat menjadi Gubernur Batavia.

6. Cara Berkirim Uang

Gubernur Batavia yang pada masa kecilnya telah diramal oleh Habib Husein bahwa kelak akan menjadi orang besar di negeri ini, ternyata memang benar adanya. Rupanya Gubernur muda itu menerima wasiat dari ayahnya yang baru saja meninggal dunia. Di wasiatkan kalau memang apa yang dikatakan Habib Husein menjadi kenyataan diminta agar ia membalas budi dan jangan melupakan jasa Habib Husein.

Akhirnya Gubernur Batavia menghadiahkan beberapa karung uang kepada Habib Husein. Uang itu diterimanya, tetapi dibuangnya ke laut. Demikian pula setiap pemberian uang berikutnya, Habib Husein selalu menerimanya, tetapi juga dibuangnya ke laut. Gubernur yang memberi uang menjadi penasaran dan akhirnya bertanya mengapa uang pemberiannya selalu di buang ke laut. Dijawabnya oleh Habib Husein bahwa uang tersebut dikirimkan untuk ibunya ke Yaman.

Gubernur itu dibuatnya penasaran, akhirnya diperintahkan penyelam untuk mencari karung uang yang di buang ke laut, walhasil tak satu keeping uang pun diketemukan. Selanjutnya Gubernur Batavia tetap berupaya untuk membuktikan kebenaran kejadian ganjil tersebut, maka ia mengutus seorang ajudan ke negeri Yaman untuk bertemu dan menanyakan kepada ibu Habib Husein.

Sekembalinya dari Yaman, ajudan Gubernur tersebut melaporkan bahwa benar adanya. Ibu Habib Husein telah menerima sejumlah uang yang di buang ke laut tersebut pada hari dan tanggal yang sama.
7. Kampung Luar Batang
Gubernur Batavia sangat penuh perhatian kepada Habib Husein. Ia menanyakan apa keinginan Habib Husein. Jawabnya : “Saya tidak mengharapkan apapun dari tuan.” Akan tetapi Gubernur itu sangat bijak, dihadiahkanlah sebidang tanah di kampung baru, sebagai tempat tinggal dan peristirahatan yang terakhir.

Habib Husein telah di panggil dalam usia muda, ketika berumur kurang lebih 30-40 tahun. Meninggal pada hari kamis tanggal 17 Ramadhan 1169 atau bertepatan tanggal 27 Juni 1756 M. sesuai dengan peraturan pada masa itu bahwa setiap orang asing harus di kuburkan di pemakaman khusus yang terletak di Tanah Abang.

Sebagai mana layaknya, jenasah Habib Husein di usung dengan kurung batang (keranda). Ternyata sesampainya di pekuburan jenasa Habib Husein tidak ada dalam kurung batang. Anehnya jenasah Habib Husein kembali berada di tempat tinggal semula. Dalam bahasa lain jenasah Habib Husein keluar dari kurung batang, pengantar jenasah mencoba kembali mengusung jenasah Habib Husein ke pekuburan yang dimaksud, namun demikian jenasah Habib Husein tetap saja keluar dan kembali ke tempat tinggal semula.

Akhirnya para pengantar jenasah memahami dan bersepakat untuk memakamkan jenasa Habib Husein di tempat yang merupakan tempat rumah tinggalnya sendiri. Kemudian orang menyebutnya “Kampung Baru Luar Batang” dan kini dikenal sebagai “Kampung Luar Batang.”

Catatan :

Pengalaman masa lampau, tersiar khabar bahwa Al-Habib Husein membuang sejumlah uang ke laut di daerah “Pasar Ikan”. Tidak henti-hentinya para pengunjung menyelami tempat itu. Dengan bukti nyata, mereka mendapatkannya, sedangkan pada waktu itu, untuk dapat bekerja masih sukar di peroleh. Satu-satunya mata pencaharian yang mudah dikerjakan ialah, menyelam di laut. Dengan demikian, bangkitlah keramaian dikawasan kota tersebut, sehingga timbullah istilah “Mencari Duit ke Kota”

Penutup

1. Perayaan-perayaan tahunan di Makam Keramat Luar Batang.

a. Perayaan/peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, pada minggu terakhir di bulan Rabi’ul Awwal.

b. Perayaan/peringatan haulnya Al-Habib Husein bin Abu Bakar Alaydrus Keramat Luar Batang pada minggu terakhir di bulan Syawal.

c. Perayaan “akhir ziarah” pada bulan Sya’ban, yaitu pada 3 (tiga) hari atau 7 (tujuh) hari menjelang bulan suci Ramadhan.

2. Sumber Riwayat ini di peroleh dari :

a. Nara Sumber, sesepuh keluarga Al-Habib Husein bin Abu Bakar Alaydrus ialah Almarhumah Syarifah Muznah binti Husein Alaydus, kakak kandung Al-Habib Abu Bakar bin Husein Alaydrus, diceritakan kembali oleh penulis, semoga Allah SWT memberikan rahmat dan Maghfirah-Nya….Amiin.

AL-IMAM AL-HABIB ABDULLAH ALAYDRUS BIN ABUBAKAR ASSAKRAN BIN ABDURAHMAN ASSEGAF(SHOHIBUL RATIB ALAYDRUS)

              beliau adalah penyusun ratib alaydrus yang sering dibaca di beberapa majlis ta'lim, marga beliau bergelar alaydrus yang artinya ''ketua orang-orang tasawuf'', lahir di tarim pada tanggal 10 zulhijah tahun 811H ayah beliau bernama habib abu bakar as-sakran ibunya bernama mariam dari seorang zuhud bernama syekh ahmad bin muhammad barusyaid.
Imam habia abdullah alaydrus seorang wali qutub (imamnya para wali) dan seorang ahli sufi.sejak kecil beliau gemar sekali membaca karya-karya ulama ter masyhur seperti kitab ihya ulumidin karangan imam gozhali hingga beliau hampir menghafal karena sering membacanya. Namun beliau selalu tawadhu', beliau selalu duduk diatas tanah dan senantiasa sujud ditanah sebagai rasa bahwa dirinya tidak ada apa-apanya di hadapan allah SWT, kerap kali beliau mengangkat sendiri barang-barang keperluannya dan tidak memperkenankan orang lain untuk membantu membawanya. Beliau selalu berjalan ketempat-tempat yang jauh untuk ta'lim kepada seorang ulama,jika merasa haus beliau meminum air hujan.
Beliau berguru kepada ulama-ulama besar seperti:

  • -syekh muhmmad bin umar ba'alawi
  • -syekh sa'ad bin ubaidillah bin abi ubei
  • -syekh abdulloh bagasyin
  • -syekh abdulloh bin muhammad bin amar
  • -al imam syekh umar muhdhor
             Beliau menikah dengan anak gurunya al imam habib umar muhdor yang bernama syarifah aisyah karena habib umar muhdor mendapat isyarat dari para pendahulunya untuk menikahkan anaknya dengan habib abdulloh bin abubakar alaydrus. Dan beliau dianugerahkan delapan anak, empat putra dan empat putri.
Sebagian para aulia bermimpi bertemu dengan rasulullah SAW yang memuji al imam habib abdulloh bin abubakar alaydrus dengan sanadnya '' ini anakku....ini ahli warisku...ini darah dagingku...ini rahariaku...ini aihli waris sunnahku.... Orang-orang besar akan mempelajari ilmu tharekat darinya''.
Al imam habib aadullah alaydrus menghembuskan nafas yang terakhir pada tanggal 12 ramadhan tahun 865 H dalam usia 54 tahun dan dimaqamkan di Kota tarim hadromaut yaman.

Selasa, 07 Februari 2012

Teks Qosidah "Washolatu ala ahmad"

*cinta adalah rasa
  cinta adalah doa
  cinta ciptaan yang esa
  dari allah ta'ala

 *ada macam-macam cinta
ada cinta dengan dunia
ada cinta dengan harta
  ada cinta dengan wanita

*janganlah salah bercinta
  janganlah salah merasa
  janganlah pula berdosa
  gara-gara diri bercinta

 *hancur diri karna cinta
 baik diri karna cinta
cinta fatamorgana
  bisa hati tergila-gila

*hanya ada satu cinta
  yang tak akan berbahaya
  cinta allah tuhan yang esa
  cinta nabi yang mulia

*cinta yang takan buta
  cinta yang takan dosa
  cinta yang pasti mulia
  cinta tuhan allah ta'ala

*ya allah tuhan hamba
  jangan butakan hamba
  pada racun nafsu cinta
  yang lacur dan berbahaya

*ya allah tuhan hamba
  jauhkan dari petaka
  karna nafsu cinta
  yang sesat dan berbahaya

*berkah nabi yang mulia
  tetap beriman hamba
  agar diri tak tergoda
  dari racun bujuk cinta

*sholawat yang setia
  untuk penghulu cinta
  muhammad adi toha
  sepanjang ruh berada

Senin, 06 Februari 2012

Tawasul Sayidil Walid Al-Habib Abdurahman Assegaf


karangan: Sayidil Walid Al Ustad Al Habib Abdurrahman bin Ahmad bin Abdul Qodir assegaf, Bukit Duri
إِلَهِى بِجَاهِ اْلأَنْبِِيَاءْ وَاْلمَلاََئِكَة
Ya Allah dengan kebesaran para Nabi dan Malaikat
وَبِاْلأَوْلِيَاءِجُدْلَنَابِاْلإِجَابَةِ
Dan dengan karomah para Wali terimalah permohonan kami
إِلهَىِ تَوَسَّلْنَابِقُرْآنِكَ اْلكَرِيْم
Ya Allah dengan perantara Kitab-Mu Al-Qur’an yang mulia
تُنَوِّرْبَصِيْرَتِى وَسَمْعِى وَمُقْلَتِى
Aku mohon terangilah hatiku, pendengaranku dan mataku
وَتُلْهِمُنِى رُشْدِى وَتَرْزُقُنِى عِلْمَ اْﻟ
Dan Ilhamilah aku kebenaran dan berilah aku ilmu
يَقِيْنِ تُوَفِّقْنِى لِحُسْنىِ اْلعِبَادَةِ
Yakin serta taufiq agar aku dapat beribadah dengan sebaik-baiknya
بِأَسْمَآئِكَ اْلحُسْنىَ تَجُوْدُ بِتَوْبَةِ
Dengan Asmaul Husna-Mu Ya Allah berilah aku taubat
نَصُوْحٍ تَغْفِرُلِى ذُنُوْبِى وَزَلَّتِى
Yang sebenar-benarnya, yang dapat mengampuni semua dosa dan kesalahanku
وَتَنْظُرُنِى فِى كُلِّ حَالٍ وَلمَحَةٍ
Dan pandanglah aku dengan pandangan Rahmat-Mu setiap waktu dan kejapan mata
تُنَجِّى بِهَا مِنْ هَوْلِ يَوْمِ اْلقِيَامَةِ
Dengan Asma-Mu Ya Allah selamatkanlah aku dari huru-hara hari kiamat
وَبِالْمُصْطَفَى الرَّسُوْلِ تَشْرَحُ لِى صَدْرِى
Dan dengan kebesaran Nabi yang terpilih Nabi Muhammad Rosululloh lapangkanlah dadaku
تُيَسِّرُلِى أَمْرِى وَتَكْشِفُ كُرْبَتِى
Mudahkanlah urusanku dan lepaskanlah kesukaran dan kesulitanku
وَبِاْلأَنْبِيَاءِ وَاْلمَلاَئِكَةِ اْلكِرَامْ
Dan dengan kebesaran para Nabi dan Malaikat yang Mulia
تُحَقِّقُ بِالتَّقْوَى وَإِدْرَاكِ غَايَتِى
Kuatkanlah aku untuk bertaqwa dan untuk mencapai tujuanku
بِهِمْ وَبِاْلأَوْلِيَاءِ تُلْحِقُنِى بِهِمْ
Dengan kebesaran mereka dan karomah para Wali pertemukanlah aku dengan mereka,
وَذُرِّيَّتِى وَشِيْعَتِى وَعَشِيْرَتِى
Dan juga keturunanku, para pengikutku dan keluargaku
وَتَصْرِفُ عَنِّى كُلِّ شَرٍّ بِحَقِّهِمْ
Dengan kemuliaan mereka, hindarkanlah aku dari segala kejahatan
وَشَرًّالِذِى شَرٍّ مِنِ انْسٍ وَجِنَّةِ
Dan kejahatan-kejahan, baik yang disengaja dari manusia maupun jin.
بِفَضْلِكَ بَشِّرْنِى بِحُسْنِ اْلخَوَاتِمِ
Dengan karuniaMu Ya Allah, gembirakanlah aku dengan mati Khusnul Khotimah,
وَبِالرَّحْمَةِ ادْخِلْنِى بِدَارِاْلإِقَامَةِ
Dan dengan rahmatMu, masukanlah aku kedalam surgaMu yang abadi
عَلَيْهِمْ مِنَ اْلمَوْلَى صَلاَةٌ وَتَسْلِيْمٌ
Semoga Allah memberikan Rahmat, salam sejahtera kepada mereka
وَرِضْوَانُ ِاسْتَجِبْ إِلَهِى مُنَاجَاتِى
Dan juga keridhoan-Nya terimalah do’aku ini Ya Allah…..